Lebur lah aku
Akulah benih dalam api Allah
Panasnya membara hingga aku pun berpendar
Bajaku yang meleleh bebas berhamburan
Allah melebur, melebur, melebur
Aku tiada lagi, bahkan sampah pun tiada tersiasa
Aku berserah di alas kaki-Mu, ya Allah
Belaian kasih atau hantaman palu
Akan kusyukuri, ya Allah sebagai sentuhan-Mu
Emas tempaan untuk mahkota raja
Atau besi untuk kekang keledai
Bisa DIA gunakan untuk membentukku seturut kehendak-Nya
Aku ini tiada, aku ini bukan apa-apa lagi
Seperti apa pun DIA ingin membentukku, itulah yang terjadi
Aku akan mati dalam suka
Aku akan larut dalam kepayang
Hanya saat larut itulah nyata.
( Rumi )
Comments
Post a Comment